ATENSI Mapem Club

Alamat/Addres: Tromolpos 02 Pringgabaya, Lombok Timur 83654 NTB Indonesia

Kliping Pekan Keempat Januari 2010

Pekan Keempat Januari 2010

================================================

Kodak gugat Apple dan Blackberry

001Kodak menuduh Apple melanggar hak cipta dalam dalam teknologi iPhone

Kodak akan menggugat Apple dan Blackberry dengan tuduhan aplikasi di telepon genggam mereka melanggar hak cipta.

Gugatan Kodak sudah diajukan kepada Komisi Perdagangan Internasional (ITC) Amerika Serikat.

Gugatan ini diajukan kepada Apple yang membuat telpon genggam iPhone dan perusahaan Research in Motion (RIM) yang membuat Blackberry.

Kodak menuduh teknologi preview gambar yang dipakai dalam iPhone dan Blackberry melanggar paten yang dimilikinya.

Kodak juga mengajukan dua gugatan terpisah kepada Apple yang menurutnya melanggar paten berkaitan dengan kamera digital dan proses komputer tertentu.

Kodak meminta ITC melarang kedua perusahaan menjual produk-produk tersebut dan meminta ganti rugi yang tidak disebut jumlahnya. RIM dan Apple tidak bersedia berkomentar soal berita ini.

Upaya Damai

“Kami sudah bertahun-tahun berunding dengan dua perusahaan ini untuk menyelesaikan masalah dengan baik, tetapi tidak berhasil mendapat penyelesaian yang memuaskan,” kata Laura Quatela, kepala urusan hak kekayaan intelektual di Kodak. “Oleh karena itu kami mengambil tindakan untuk melindungi kepentingan para pemilik saham kami dan pihak-pihak yang mendapat lisensi teknologi dari kami.”

Kami sudah bertahun-tahun berunding dengan ke dua perusahaan ini untuk menyelesaikan masalah dengan baik, tetapi tidak berhasil mendapat penyelesaian yang memuaskan Laura Quatela.  Hak paten teknologi preview gambar milik Kodak juga menjadi sengketa dengan Samsung.

Tanggal 17 Desember 2009 lalu, hakim ITC memutus bahwa telepon kamera buatan Samsung melanggar hak cipta Kodak. Kodak juga sudah menggugat Sun Microsystems dalam persoalan teknologi yang sekarang menyangkut gugatan terpisah terhadap Apple. Dalam perkara itu, juri federal menyatakan teknologi Java milik Sun Microsystems melanggar paten Kodak. Sun kemudian bersedia membayar untuk mendapat lisensi dari Kodak. Sementara bulan Oktober tahun lalu, Nokia menuduh iPhone melanggar 10 paten dasar berkaitan dengan teknologi nirkabel. Apple membalas dengan gugatan balik pada bulan Desember dengan tuduhan Nokia mencontek teknologinya. Nokia kemudian mengajukan pengaduan ke ITC dan mengajukan gugatan bahwa praktis semua produk Apple melanggar hak cipta miliknya.

(Sumber: BBC World Service)

—————————————————–

Pers Diimbau Menggunakan Bahasa yang Benar

Dalam penggunaan bahasa Surat Kabar Pikiran Rakyat mengacu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Demikian tandas Imam JP, redaktur bahasa Pikiran Rakyat Bandung kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Namun, tambah Imam, kalau ada kata-kata yang tidak tercantum dalam kamus, mereka berunding dengan para pakar bahasa di Pusat Bahasa. Misalnya, setelah berunding dengan Pusat Bahasa, Pikiran Rakyat menggunakan  “kredibel” meskipun kata ini tidak ada di kamus.

Kekhasan Sunda
Namun sebagai koran yang mayoritas pembacanya warga Sunda Pikiran Rakyat kadang-kadang berusaha mempertahankan keaslian bahasa mayoritas warga Jawa Barat itu. Contohnya meski di KBBI tertulis “peraji”, koran terbesar di Jawa Barat ini menggunakan kata “paraji” seperti dituturkan orang Sunda. “Itu agar terbina keakraban khas Sundanya, ” katanya.

Pada tahun 2009 Pikiran Rakyat meraih peringkat kelima dalam penggunaan bahasa terbaik. Imam menganngap ini adalah penghargaan luar biasa bagi koran daerah seperti Pikiran Rakyat.

Memperhatikan atau memperhatikan?
Tiap lima tahun KBBI direvisi. Perubahan-perubahan itu tetap diikuti oleh Pikiran Rakyat. Misalnya perubahan kata “memerhatikan” menjadi “memperhatikan”. Perubahan ini, jelas Imam, berkaitan dengan lemanya. Menurut KBBI Edisi Ketiga, “memerhatikan” kata dasarnya “perhati”.

Imam: “Tapi dalam KBBI keempat lemanya itu diubah dikembalikan ke “hati”. Jadi bentukan yang tepat “memperhatikan” karena imbuhannya “memper-kan”.

Wartawan baru
Redaktur bahasa koran terbesar di Jawa Barat ini juga mengerti kenapa banyak wartawan baru banyak melakukan kesalahan. Maklum karena mereka  belum begitu baik menguasai Bahasa Indonesia. Contoh  mereka sering menghilangkan kata “dengan” pada frase “sesuai dengan”. Imam menduga, ini karena pengaruh bahasa tutur.

Peranan pers
Terakhir Imam JP mengharapkan agar orang jangan menganggap enteng bahasa Indonesia. Jangankan rakyat awam, para siswa, mahasiswa pun banyak yang menyepelekan bahasa nasional ini. Menggalakkan penggunaan bahasa yang baik itu bukan hanya tugas para pakar bahasa saja, tapi juga tugas pers. Dan caranya antara lain dengan memberi contoh yang baik.

“Dengan memberikan bimbingan yang benar lewat penulisan bahasa yang benar di media, ” tandasnya.

(RNW/Bari Muchtar)

—————————————————–

Remaja Korsel paling cepat ketik SMS

002Bae Yeong-ho dan Ha Mok-win masing-masing meraih US$ 50.000

Dua remaja Korea Selatan dinobatkan sebagai penulis SMS paling cepat di dunia setelah menjuarai lomba internasional di New York. Kemenangan tersebut membuat Bae Yeong-ho (17 tahun) dan Ha Mok-win (18 tahun) masing-masing mengantongi uang hadiah senilai US$ 50.000. Juara kedua diraih peserta dari Amerika Serikat sementara tim dari Argentina menduduki juara ketiga.

Putaran final adu cepat menulis SMS juga diikuti para peserta dari Brasil, Kanada, Afrika Selatan, Australia, Selandia Baru, Indonesia, Portugal, Rusia, Mexico, dan Spanyol. Dalam lomba yang disponsori perusahaan Korea Selatan LG Mobile ini para peserta harus menyalin kata-kata dalam bahasa asli para peserta yang ditayangkan melalui monitor tanpa kesalahan. Para peserta juga dilarang menyingkat kata-kata yang mereka ketik. Selain itu mereka harus menyertakan aturan bahasa secara benar. Misalnya huruf besar dan titik di awal dan akhir setiap kalimat. Ejaan beberapa kata sengaja ditulis salah untuk mengetahui tingkat akurasi para peserta.

Gadis remaja lebih cepat

Saya bisa menulis SMS dan mengobrol dalam waktu bersamaan. Saya bisa mengetik SMS tanpa harus melihat tombol di telepon genggam Kate Moore. Setelah berlangsung selama satu jam, tim dari Korea Selatan berhasil mengungguli tim AS dengen selisih waktu 20 detik. Bae Yeong-ho mengatakan kepada kantor berita Associated Press ia akan memakai uang hadiah ini untuk mewujudkan impian menjadi penyanyi opera. Ha Mok-win sementara itu mengatakan uang hadiah ini akan ia pakai untuk membiayai kuliah di fakultas teknik.

Kate Moore, peserta dari AS mengatakan dalam sebulan ia bisa mengirim 12.000 SMS. Dalam satu detik ia bisa mengetikkan hingga 3,5 karakter. “Saya bisa menulis SMS dan mengobrol dalam waktu bersamaan. Saya bisa mengetik SMS tanpa harus melihat tombol di telepon genggam,” kata Moore kepada kantor berita AP. “Gadis-gadis remaja biasanya lebih cepat menulis SMS karena jari-jari mereka lebih kecil.” “Jari-jari saya cocok untuk mengetik SMS karena jari saya panjang dan kurus,” tegas Moore.

——————————————————

Pantau Debat Kredit Mikro RNW

microcredit-650-v4-indLima tahun pasca ‘Tahun Kredit Mikro’ Radio Nederland Wereldomroep, RNW, ingin memperluas diskusi tentang kredit keuangan mikro.

Senin 25 Januari Radio Nederland Wereldomroep mengadakan diskusi tentang kredit mikro ‘Pinjaman Mikro, menguntungkan siapa?’. Turut hadir pada acara debat adalah Putri Maxima dan Menteri Luar Negeri Bert Koenders.

Anda dapat mengikuti debat dan turut berdiskusi di Twitter.

Acara Senin 25 Januari:

Mulai pukul 15.00 (21.00 WIB):

  • Pembukaan oleh moderator Vanessa Mock
  • Kata sambutan oleh Jan Hoek
  • Introduksi oleh Pemred RNW Rik Rensen
  • Liputan video dan wawancara dengan Linda Flores, usahawan mikro di Nikaragua, oleh José Zepeda, kepala redaksi Spanyol
  • Pidato pembukaan oleh Putri Máxima
  • Keynote speech oleh Menteri Kerjasama Pembangunan Bert Koenders
  • Intermezzo oleh pelawak Erik van Muiswinkel


Pukul 16:00
Istirahat

Mulai 16:45:

  • Liputan video
  • Diskusi panel secara interaktif bersama Abureza Faisel Rahman (Managing Director Fair Finance, Inggris), Klaas Molenaar (Presiden EMN, Belanda), Maria Nowak (Presiden ADIE, Prancis) dan Fazle Hasan Abed (Presiden BRAC, Bangladesh)
  • Intermezzo oleh pelawak Erik van Muiswinkel
  • Penutupan oleh Dirut RNW Jan Hoek

————————————

Ikuti Debat Pinjaman Mikro RNW di Den Haag

Lima tahun pasca ‘Tahun Kredit Mikro’ Radio Nederland Wereldomroep, RNW, ingin memperluas diskusi tentang kredit keuangan mikro.

Karena itu, mulai Januari 2010 tema ini menjadi fokus siaran radio, internet dan pada pertemuan khusus. Dengan demikian RNW menarik perhatian publik terhadap kemungkinan dan keterbatasan kredit keuangan mikro.

RNW menggelar acara bertemakan ”Pinjaman Mikro: Menguntungkan siapa?’ pada 25 Januari di Vredespaleis, Den Haag. Putri Máxima dan Menteri Kerjasama Pembangunan Bert Koenders berbicara di sana. Para pakar internasional terkemuka membahas pertanyaan siapa sebenarnya yang diuntungkan kredit keuangan mikro itu. Linda Flores, tukang tortilla dari Nicaragua menyampaikan bahwa kredit mikro mengubah hidupnya.

Anda ingin mengikuti pertemuan ini secara langsung? Lihatlah live stream di dosir ini 25 Januari mendatang.

Dosir web
Radio Nederland Wereldomroep membuat dokumenter video Linda Flores dan tujuh usahawan kecil lainnya. Mulai 25 Januari Anda dapat melihat video-video ini di dosir web, termasuk juga bahan diskusi, wawancara, quiz, poll dan sumbangan interaktif lainnya.
Dosir web Kredit Mikro tersedia dalam bahasa Belanda, Inggris, Indonesia dan Spanyol.

This entry was posted on Saturday, January 23rd, 2010 at 10:04 am and is filed under Info RLN, Kliping. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>