ATENSI Mapem Club

Alamat/Addres: Tromolpos 02 Pringgabaya, Lombok Timur 83654 NTB Indonesia

Antara Kita

Forum dan Curhat

dari                              :  sophiasaat@gmail.com
ke                                :  mapemclub2020@gmail.com
tanggal                         :  1 Desember 2009 18:39
subjek                          :  Atensi Mapem Club
dikirim oleh                  :  gmail.com
Ditandatangani oleh      :  gmail.com

Ass Wr Wb.

Apa khabar nih? Apa di P. Cabe juga sudah diguyur hujan? Makassar sudah beberapa hari ini mulai diguyur hujan, meski tidsk deras.Alhamdulillah AMC edisi Okt akhirnya saya terima juga tgl 24 Nov 09. Seperti harapan saya selama ini bahwa AMC sebisa mungkin tiba ditangan pembaca tepat waktu sesuai bulan berjalan. Seiring perkembangan zaman semua serba instan, serta bertambahnya usia setahun AMC tentu akan lebih profesional dalam pengelolaannya sehingga tak ada lagi kata terlambat, Karena semua serba daiperhitungkan, dari mulai mengedit, kemudian perjalanan sampai ketangan pembaca setianya. Saya baru saja mengunjungi Webnya AMC, ada banyak foto saya temukan, termasuk foto saya pada temu pendengar Jogja 2000, kenangan itu masih terasa ketika bersua dengan sesama DXer, sua dengan Lilis Ariwati NHK, Suprapto VOA, Budi Setiawan dan Zaenab Rahim RSI yang sudah tutup, Kenangan itu masih tersimpan manis di memori, Jogja 2000 ajang pertemuan pertama saya dengan Aloysius HM kemudian Solo 2008. Besar harapan saya, semoga masih ada waktu dan kesempatan untuk bisa bersua dengan teman sesama pendengar SW.

Demikian khabar dari saya, sembari mengucap rasa syukur, gembira dan bahagia atas hadiah sayembara RKAS kepada Rudy Hartono di Pemangkat. Itulah buah dari ketulusikhlasan dari yang selalu untuk menjadi tangan diatas kepada sesama. Sebenarnya saya sangat ingin hadir pada pendeklarasian BLC tapi apa daya, ada banyak halangan dan rintangan menuju kesana. Terima kasih dan salam gelombang pendek,

Wassalam,

Sophia Azis Taba

==============================================

dari Dick Himawan <mybatam@gmail.com>
ke                               “M. Jayadi Djamudin” <mapem.club@yahoo.co.id>
tanggal                        29 November 2009 20:11
subjek                        Atensi 156
Ditandatangani oleh     gmail.com

Assalamu’alaikum,

Semeton Jay, Atensi 156 saya terima di kantor pada 23 Nopember 2009, tanpi asih. Saya juga berlangganan berita BBC & VOA melalui email & untuk Ranesi masih sulit tersambung.
Wah, boleh nih “Belajar Bahasa Sasak” di Atensi 2010….

Apakah cuaca Lombok juga sama seperti Batam ? (banyak hujan & jika panas suhunya sangat puanaz)?

Mas Setyo Budiono, koq senyap saja?

Cerita donk ke kita bagaimana suasana di Turen – Malang & aktivitas Anda sehari-hari…..

Wassalam,

Facebook : Dick Himawan

========================================

Tanggapan Kami:

Untuk Rekan :  Ibu Sophia Aziz Taba di Makassar

Di pulau pedas belum memasuki musim hujan, baru sesekali ada turun curahan air langit, itupun hanya gerimis. Oh ya, ini dibagian timur, sedangkan bagian barat sudah mulai deras dan hampir tiap hari.

ATENSI sebisa mungkin kami upayakan untuk dapat sampai ketangan teman-teman tepat waktu, untuk edisi Oktober yang molor sampai November sudah kami susul dengan pengiriman edisi November pada pekan terakhir November, dan Insya Allah edisi Desember ini bisa segera kami selesaikan dan kirimkan, karena biasanya perjalanan surat menjelang awal tahun agak padat dan sering macet.

Mengantisipasi batas waktu penyelenggaraan beberapa kuis dan sayembara, terutama sayembara Radio Kerajaan Arab Saudi yang diselenggarakan bulanan, maka kurang pas rasanya dimuat dalam bulletin, oleh karena itu kami memutuskan untuk memuatnya dalam blog MAPEM Club, sehingga yang berminat mengikuti kuis itu dapat dengan segera mengirimkan jawabannya. Begitu juga dengan kuis-kuis periodik yang diadakan oleh RLN, jika waktunya tidak panjang dan tidak memungkinkan mengumumkannya melalui bulletin, maka memuatnya pad blog MAPEM Club akan memungkinkan info semacam itu akan lebih bermanfaat. Oleh karena itu lebih seringlah mengunjungi blog kita ini, dan jangan lupa untuk memberikan penilaian.

Pada blog: http://mapem-atensi.blogspot.com kami tawarkan juga poling tentang motivasi mendengarkan siaran RLN, jangan lupa sempatkan diri sejenak untuk memberikan suaranya. Sedangkan jika ingin mengakses blog MAPEM Club yang satunya lagi, kalau tak sempat menulis http://mapem-club.org ketika berada di blog mapem-atensi, tinggal klik saja link MAPEM Club disana, lalu berikan lagi kami saran bagaimana sebaiknya kedua blog ini kami perlakukan, apakah perlu kami kelola keduanya, atau salah satu saja. Jika salah satu, mana yang kira-kira menurut Anda yang lebih bagus? Ini juga kami tawarkan kepada semua anggota MAPEM Club dan pengunjung blog.

Poto temu pendengar dan poto-poto pertemuan salah satu pendengar dengan penyiar yang dikirimkan kepada MAPEM Club sejak beberapa tahun yang lalu kami kumpulkan, walaupun kami simpan dalam album, toh masih ada juga yang aus terkena lembab, lalu kami scan dan simpan di hardisk. Disinipun tidak menjamin keamanannya karena seringkali file-file kami terinveksi virus. Oleh karena itu, dengan menyimpannya pada blog akan lebih aman dan tetap dapat dilihat kapan saja dan oleh siapa saja. Untuk mengingat peristiwa yang terjadi berkenaan dengan poto tersebut, kami memuat pula tulisan kiriman perwakilan maupun teman-teman untuk melengkapinya. Termasuk kiriman ibu Sophia.

Kami juga turut bersyukur dan senang ketika mendengarkan siaran Sayembara RASSBI (RKAS atau BSKSA) dan mengumumkan pemenangnya. Seperti kita ketahui, rekan Rudy Hartono sangat gigih dan menikmati hobi DX ini, kenal beliau sejak lebih 15 tahun yang lalu, dapat cerita dari beliau mengenai pasang surutnya menekuni dunia DX, dan menjadi rekan yang banyak membantu MAPEM Club. Mulai dari mendukung keberadaan club, membantu mengirimkan naskah-naskah secara rutin, membantu mengetikan artikel bulletin, bahkan sampai membantu menerbitkan ATENSI dari Kalimantan. Bielsi, kini bagaikan adik bagi MAPEM Club, dan ada teman pengunjung blog ATENSI yang mengklik link Bielsi, kirim SMS, “kayaknya Bielsi saudara kembar MAPEM Club ya?”, katanya. Kami senang dan ikut mendukung sepenuhnya keberadaan klub ini, sehingga Borneo lebih “rame” lagi dengan DXers-DXers aktif maupun DXers baru.

Deklarasi BLC akan menandai eksisnya klub ini di dunia DX, walaupun kita tidak dapat hadir, tetapi dukungan yang tulus akan banyak membantu mengembangkan klub ini kedepan. Kerjasama yang baik selama ini akan selalu kami bina dan itulah kelebihan klub DX disbanding klub-klub lainnya. Kita pun berharap akan muncul pendengar-pendengar yang sudah lama tidak aktif untuk aktif kembali, dan pendengar-pendengar baru akan lebih banyak lagi, sehingga akan semakin banyaklah teman kita berbagi, teman kita berdiskusi, teman kita mencari informasi, dan teman kita beburu kartu verifikasi.

Untuk Rekan :  Dick Himawan di Batam

Kembali untuk kesekian kalinya kita curhat dengan “si pemburu bahasa”. Yah kami memberi gelar tersebut kepada rekan Dickhi yang begitu antusias belajar berbagai bahasa, baik bahasa international maupun daerah. Mungkin pengaruh siaran-siaran rln ya Mas? Belajar bahasa Sasak? Tidak terlalu sulit karena banyak yang menyerap dari bahasa daerah lain, apalagi bahasa halusnya, sebagian besar sama persis dengan bahasa Bali dan bahasa Jawa, sehingga bahasa halus di Lombok dikenal dengan istilah bahasa Sasak Jejawen, asal kata bahasa Sasak yang diserap dari bahasa Jawa. Nah kalau mas Dickhi sudah banyak faham bahasa Jawa, terutama Jawa halus ya, tidak akan sulit memahami bahasa Sasak. Contoh, Tiang yang berarti saya itu kan sama dengan bahasa Bali, dan Nggih yang berarti ya sama dengan bahasa Jawa. Berbagai kebudayaan, keseniaan, adat dan sebagainya merupakan warisan leluhur dari Bali dan Jawa, dan bahkan banyak sesuatu di Lombok yang namanya diberi embel-embel nama daerah, yang mengindikasikan kemungkiannya berasal atau dibawa dari daerah tersebut. Contohnya mas Dick, Ubi kayu itu di Lombok namanya “ambon Jawa” (ambon=ubi), kemudian gula merah dari aren itu “gula jawa”, kemudian ada kangkung jawa, terong aceh (tomat) dan sebagainya.

Ya mas, cuaca sama, hujan masih jarang dan panasnya bikin gerah. Yang beda mungkin listriknya, di Lombok sering macet. Berjadwal dan bergilir sih, padamnya dari jam 6 sore sampai jam 10 atau 11 malam, semalam nyala semalam padam dan semalam lagi nyala dua malam padam. Begitu seterusnya. Kononnya sih ini masalah nasional Mas, gimana di Batam?

Mas Budi? Wah semakin sibuk. Alhamdulillah rupanya usahanya semakin maju, pekerjaan juga semakin membutuhkannya, ditambah lagi dengan hadirnya momongan yang terus bertambah. Kontak atau SMS saja, curhatnya akan lancar.

dari World Radio TV Handbook <sales@wrth.com>
balas ke                      World Radio TV Handbook <sales@wrth.com>
ke                               mapem.club@yahoo.co.id
tanggal                       3 Desember 2009 18:30
subjek                         World Radio TV Handbook 2010
Ditandatangani oleh   mcsv66.net

WRTH2010emailingimage

World Radio TV Handbook 2010
Just Published  – Order your copy today!

We are delighted to announce the publication of the 2010 edition of WRTH. Visit our website at www.wrth.com to find out more and to order a copy.

I hope you enjoy using this new edition.

Nicholas Hardyman

Publisher